Pembelajaran Kewirausahaan Berbasis Syariah: Eksplorasi Nilai, Praktik, dan Tantangan di SMK Negeri 1 Gowa

Penulis

  • Sudarmi Sudarmi Universitas Negeri Makassar
  • Hasisa Haruna Universitas Negeri Makassar
  • Mildayanti Mildayanti Universitas Negeri Makassar
  • Hasniaty Hasniaty Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.70247/bisenter.v4i2.367

Kata Kunci:

Nilai-Nilai Syariah, Pembelajaran Kewirausahaan, Pendidikan Kewirausahaan, Siswa SMK, Etika Bisnis Islam

Abstrak

Integrasi nilai-nilai Islam ke dalam pembelajaran kewirausahaan semakin penting dalam membentuk siswa yang tidak hanya memiliki kompetensi ekonomi, tetapi juga beretika, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi prinsip-prinsip syariah dalam pembelajaran kewirausahaan pada siswa SMK Negeri 1 Gowa, Indonesia. Penelitian berfokus pada tiga aspek utama, yaitu implementasi prinsip syariah dalam pembelajaran kewirausahaan, nilai-nilai Islam yang diintegrasikan ke dalam materi pembelajaran dan praktik kewirausahaan, serta tantangan dan peluang dalam penerapan pendidikan kewirausahaan berbasis syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi pembelajaran, dan dokumentasi dengan melibatkan guru kewirausahaan, siswa, dan pihak sekolah yang relevan. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip syariah diimplementasikan melalui integrasi nilai kejujuran, amanah, keadilan, tanggung jawab, orientasi produk halal, serta menghindari riba, gharar, dan praktik bisnis yang tidak etis. Prinsip-prinsip tersebut diperkenalkan tidak hanya melalui pembelajaran teoritis, tetapi juga melalui praktik kewirausahaan siswa, termasuk pemilihan produk, penetapan harga, promosi, dan hubungan dengan pelanggan. Namun demikian, implementasi tersebut menghadapi beberapa tantangan, antara lain keterbatasan sumber belajar, tingkat pemahaman guru yang beragam mengenai prinsip bisnis Islam, perbedaan tingkat literasi keagamaan dan kewirausahaan siswa, serta pengaruh praktik bisnis digital. Meskipun demikian, kewirausahaan digital, pengembangan bisnis halal, dan proyek kewirausahaan berbasis sekolah memberikan peluang yang signifikan untuk memperkuat pendidikan kewirausahaan berbasis syariah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi prinsip syariah dalam pendidikan kewirausahaan dapat berkontribusi terhadap pembentukan generasi muda yang memiliki tanggung jawab etis dan memperkuat relevansi pendidikan kejuruan dengan perkembangan ekonomi halal.

Diterbitkan

2026-09-19